Note

Blog ini masih terbilang baru dan masih dalam taraf perombakan, jadi apabila ada beberapa link yang tidak bekerja sebagaimana mestinya harap dimaklumi ^^.
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Friday, June 5, 2009

Nikmat dan Sehatnya Melumat



Melumat makanan dengan nikmat ternyata bagian dari kesehatan juga. Sebab dengan Anda makan secara perlahan dan mengunyah sampai halus makanan yang Anda makan, hal itu akan sangat membantu usus dalam bekerja. Sebaliknya, jika Anda makan dengan terburu - buru dan langsung menelan makanan begitu saja, usus akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan Anda. Selain itu, mengunyah juga bisa membuat berat badan anda terjaga. Sebab, dengan lama mengunyah, Anda akan menyadari bahwa perut anda sudah merasa kenyang. Berbeda dengan makanan yang ditelan langsung, Anda tidak bisa merasakan bahwa perut Anda sudah merasa kenyang karena makanan yang masuk ke dalam lambung perlu dicerna lebih lama lagi oleh usus, sehingga Anda masih belum merasakan kenyang.

Gerakan mengunyah jg melatih kesehatan otot - otot di sekitar mulut Anda. Orang yang pernah mengalami stroke, monyong sebelah di bagian mulut, biasanya disarankan melakukan terapi dengan rajin mengunyah permen karet agar resiko seperti itu bisa dihindari.
Baca Selengkapnya . . . - Nikmat dan Sehatnya Melumat

Thursday, June 4, 2009

Bersahabat Dengan OHIDA | Orang Dengan HIV AIDS



Jangan salahkan jika ada sebagian ODHA (orang yang hidup dengan HIV Aids) yang mengasingkan diri dari pergaulan. Wajar saja mereka melakukan hal tersebut karena memang mereka merasa terasing. Sampai saat ini masih saja ada anggapan buruk dan perlakuan deskriminasi terhadap mereka yang sudah terinveksi HIV. Pada akhirnya ODHA menjadi orang yang tidak mau terbuka karena takut statusnya diketahui oleh orang lain. Pada dasarnya orang yang mendiskriminasi ODHA karena orang tersebut tidak paham akan yang namanya HIV Aids dan bagaimana cara penularannya. Mereka belum pernah membayangkan bagaimana bila mereka juga suatu saat terkena infeksi HIV AIds. Bayangkan apabila Anda menjadi salah satu dari ODHA, Anda akan mengalami berbagai masalah seperti dikucilkan teman, bahkan oleh keluarga sendiri. Takut untuk berbagi pengalaman, takut akan reaksi dan penerimaan orang lain atas dirinya, orang lain pun pasti akan menjaga jarak.

ODHA seringkali harus menutupi statusnya sebagai ODHA dari orang lain apabila tidak mau dikucilkan. Diskriminasi di lingkungan tempat kerja, bahkan di rumah maupun di tempat perawatan kesehatan, obat - obatan tidak tersedia ataupun tidak terjangkau harganya, serta jaminan kerahasiaan yang meragukan. Masih banyak lingkungan yang masih belum bisa menerima ODHA sepenuhnya, padahal virus HIV bisa tertular bila ada pertukaran cairan tubuh seperti darah, cairan sperma, cairan vagina, dan air susu ibu apabila ibu tersebut HIV positif. Semua itu tentu tergantung lingkungan dan kondisi sekitar dimana ODHA itu tinggal.

Bila Anda memiliki teman, tetangga, saudara maupun keluarga yang tertular HIV, sebaiknya tetaplah berteman dan memberikan semangat kepadanya. Sentuhan dan pelukan akan menunjukkan bahwa Anda masih peduli. Bertindaklah positif, akan sangat berkesan. Jangan mengisolasikan ODHA, dan jangan ragu untuk saling menukar pengalaman, hal tersebut bisa menguntungkan kedua belah pihak. Katakan apa yang bisa Anda lakukan untuk dapat membantunya. Kita sebagai sesama manusia sebaiknya tidak menjauhi ODHA, dekatilah, bersahabatlah dengan mereka karena mereka sangat membutuhkan kita. Anda akan mendapatkan banyak pelajaran hidup dari mereka dan menjadi sahabat ODHA pastinya akan membuat hidup Anda jadi lebih berarti.

Jauhilah Virusnya, Bukan Penderitanya.

HIV Hanya Menular Melalui :
Berhubungan seks tanpa pengaman dengan orang yang positif HIV, memakai jarum suntik yang tercemar oleh virus HIV, transfusi darah yang telah tercemar HIV, ibu hamil yang menderita HIV dapat menularkan HIV pd anaknya.

HIV Tidak Menular Melalui :
Gigitan nyamuk, berenang, memakai toilet bersama, menggunakan peralatan makan bekas pakai ODHA, bersalaman, berpelukan, dan hubungan sosial lainnya.

Baca Selengkapnya . . . - Bersahabat Dengan OHIDA | Orang Dengan HIV AIDS

Bahaya Radiasi Handphone



Dugaan radiasi handphone bisa menyebabkan kanker otak memang masih sebatas wacana, akan tetapi ada baiknya Anda perlu berhati - hati terhadap radiasi hanphone. Sebetulnya, handphone yang beredar di pasaran adalah handphone yang sudah termasuk dalam kategori aman karena tingkat kekuatan radiasi handphone yang diterima ke otak (SAR = Specific Absobtion Rate) masih dibawah 1,6 watt/kg. Namun kenyataanya, tetap saja ada keluhan pusing dari para konsumen setelah menggunakan handphone dengan kategori aman tersebut.

Semakin lama Anda menelpon, maka semakin besar kemungkinan Anda terkena kanker otak dalam jangka panjang. Meski begitu, sebagian besar orang Indonesia pada akhirnya memang termasuk cuek terhadap dugaan - dugaan radiasi yang ditimbulkan oleh handphone ini. Bahkan banyak sekali orang menelpon berjam-jam sampai kuping terasa panas karena begitu banyaknya tawaran menelpon dengan biaya murah. Sekarang terserah Anda mau mengikuti yang mana, yang cuek dengan berjam-jam menelpon atau yang membatasi diri menelpon seperlunya saja.
Baca Selengkapnya . . . - Bahaya Radiasi Handphone

Jalan Kaki Yuk ! | Manfaat



Sangat beruntung bagi Anda yang sering berjalan kaki, sebab akan sangat banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan berjalan kaki. Tidak perlu repot - repot mencari waktu luang hanya untuk sekedar jogging dan sebagainya, akan tetapi manfaatkanlah setiap kesempatan yang ada untuk berjalan kaki lebih jauh. Misalnya, daripada naik motor ataupun becak lebih baik menggunakan kaki kita untuk pergi berbelanja ke pasar. Bisa juga pada waktu anda menggunakan kendaraan pribadi ke mall misalnya, Anda bisa memarkir kendaraan Anda lebih jauh dari biasanya sehingga lebih banyak kesempatan buat Anda untuk berjalan kaki menuju mall.

Berikut beberapa manfaat dari berjalan kaki :
1. Dengan berjalan kaki, bisa menekan resiko terkena serangan jantung, karena berjalan kaki dapat memperlancar aliran darah ke dalam koroner jantung. Selain itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolestrol jahat (LDL) akan lebih meningkat dengan kita berjalan kaki.
2. Banyak berjalan kaki bisa mengurangi resiko terkena stroke. Bukti nyatanya nenek moyang kita zaman dulu yang sering berjalan kaki (karena memang belum ada kendaraan umum) jarang ada yang terkena stroke.
3. Dengan membiasakan diri berjalan kaki secara rutin, laju metabolisme tubuh kita akan meningkat. Selain jumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh sehingga kenaikan berat badan tidak akan terjadi.
4. Bagi yang kelebihan berat badan, dengan sering berjalan kaki dapat mencegah agar berat badan tidak bertambah naik. Ditambah diet yang sesuai, perlahan - lahan berat badan Anda akan mengalami penurunan.
5. Dengan rajin berjalan kaki, dapat mencegah dan mengurangi keropos pada tulang. Sebab berjalan kaki akan membuat tulang menjadi lebih kuat untuk menahan beban tubuh.
Baca Selengkapnya . . . - Jalan Kaki Yuk ! | Manfaat

Wednesday, June 3, 2009

Mengatasi Stress Pada Anak



Pada dasarnya stress merupakan suatu kondisi yang tidak seimbang akibat adanya suatu rangsangan dari luar dirinya, dimana pada nantinya orang tersebut akan segera berusaha mengatasinya untuk mencapai keadaan seimbang yang membuat nyaman dirinya seperti sedia kala. Namun, bila seseorang itu gagal mengatasinya maka orang tersebut akan mengalami suatu penderitaan psikisnya. Dalam kehidupan sebenarnya stress juga diperlukan, mengapa ?

Seperti halnya orang dewasa, anak - anak pun dapat mengalami stress. Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa anak balita bisa stress bila tidak diatasi dengan baik akan berdampak pada perkembangan si anak selanjutnya. Masa balita merupakan masa emas, terutama pada 3 tahun pertama, karena pada masa ini terjadi perkembangan synoptogenesis (pembentukan hubungan antar sel otak) yang optimal, sehingga perlu diberi rangsangan yang adekuat (cukup dan tepat) untuk tumbuh kembang si anak.

Hal tersebut merupakan hal yang pokok dan cerminan problem identitas diri. Mereka berusaha mencari identitas dibidang seksual, umur, dan okupasional. mereka bereksperimen dengan berbagai pola identitas alternatif lainnya, sebelum ia dengan lebih pasti menentukan pilihan. sehingga sering terjadi krisis identitas pada akhir masa remaja. Stress pada anak seringkali tidak diketahui oleh orangtuanya.

Keadaan stress pada anak dapat digambarkan dengan keadaan anak seperti sakit - sakitan, cengeng, rewel atau sering di cap anak nakal bila tingkah lakunya tidak sesuai dengan norma dan aturan. Sudah menjadi kewajiban bagi orangtua untuk dapat secara dini menangani permasalahan pada anak yang nantinya akan mungkin menimbulkan stress pada anak tersebut.

Dengan demikian, merupakan hal yang tidak kalah penting bagi orangtua untuk lebih memperhatikan perkembangan si anak dan juga pengenalan stress pada anak sejak dini, sehingga stress yang terjadi pada anak akan dapat segera ditangani, karena bila diatasi sevara cepat, tepat dan benar akan mempengaruhi perkembangan jiwa anak selanjutnya. Lalu, apasajakah manifestasi (gambaran akibat) bagi anak yang mengalami stress ?

Bagi anak balita, manifestasi ini dapat berupa : rewel, ketakutan, ingin melekat pada ibu, terlambat bicara, susah makan, sikap menentang dan keras kepala, mengompol, dll. Pada anak usia 6 - 12 tahun dapat berupa : kesulitan belajar, tidak dapat berkonsentrasi, kurang inisiatif, merasa ketakutan, hyperaktif, dll. Dan pada anak usia remaja dapat berupa : sakit - sakitan, problem tingkah laku, kenakalan remaja, ketakutan, mudah tersinggung, kesulitan belajar, susah konsentrasi, ketergantungan obat, dll.
Baca Selengkapnya . . . - Mengatasi Stress Pada Anak
 

© 2009 FelixDCat. Powered by Blogger.

Fresh Template by NdyTeeN